Pengalaman Custom Domain di Wikidot dan Soup.io

Hari ini judulnya lagi beberesan domain yang ada di freenom. Ada banyak ide domain yang nemu langsung diaplikasikan ke domain gratisan yang disediakan freenom.

Kebanyakan menggunakan ekstensi .tk, .ga dan .cf sedangkan 2 ekstensi lain yaitu .ml dan .gq kurang saya minati.

Dapat Email Notifikasi dari Freenom

2 hari yang lalu saya dapat 2 email dari freenom yang memberitahukan akan mencancel domain saya jika tidak aktif yaitu domain yang tidak pointing ke nameserver manapun, tidak di forward, alias tidak diapa2in.

Karena saya suka dengan domainnya akhirnya langsung deh cari hosting untuk hosting domain tersebut.

Masalah pertama selesai

Selanjutnya ada masalah lain, saya punya beberapa domain lagi yang tidak aktif tapi belum mendapatkan peringatan dari freenom.

Saya pikir daripada dapat peringatan dulu tapi kelupaan buka email dan akhirnya domain di delete dari akun saya, mendingan langsung saya isi aja.

Masalahnya saya sudah bosan dengan hosting biasa, baik hosting beli sendiri, hosting gratisan yang ujung-ujungnya pake wordpress.

Walaupun beberapa domain yang saya beli dan saya dapatkan di freenom belakangan ini sudah saya custom ke blogger, tumblr, dan ada juga yang dihosting di netlify, github dan gitlab menggunakan hexo

Akhirnya inisiatif nyari platform blogging yang ga mainstream dipake buat custom domain (menurut saya)

Custom Domain di Soup.io

soup.io

Soup.io adalah salah satu platform ngeblog yang bertahan sampai saat ini, soalnya dulu dari awal kenal ngeblog dan ngebacklink soup.io sudah ada di daftar platform blogging untuk dipasangin backlink.

Untuk proses custom domain sendiri cukup mudah, cukup arahkan CNAME dari domain anda ke soup.io

Dalam beberapa menit (saya menggunakan cloudflare) domain anda sudah bisa mengakses blog di soup.io

Kelemahan Custom domain di Soup.io

Ada satu yang kurang sreg di soup.io masalah custom domainnya. Yaitu, alamat blog lama misalnya.soup.io tetap bisa dikunjungi dan tidak otomatis redirect ke domain yang di custom.

Artinya kita punya 2 alamat yang berbeda untuk 1 konten, bisa berakibat kurang bagus buat SEO.

Custom Domain di Wikidot

wikidot

Selama ini saya cuma tahu aja tentang wikidot dan belum tertarik sama sekali untuk ngeblog disana.

Ternyata emang agak susah untuk blogging disini, soalnya untuk bikin posting baru saja saya harus muter-muter dulu didashboard berkali-kali.

Eh, ga taunya fitur untuk posting ada dihalaman depannya.

Untuk custom domain sendiri ada 2 cara

  1. Menggunakan CNAME
  2. Menggunakan A Record

Saya menggunakan CNAME untuk mengarahkan versi www ke versi non www secara otomatis.

Dan mengarahkan A Record ke IP Address yang sudah disediakan.

Tutorial custom domainnya ada dimenu General Setting > Custom Domain

Jangan lupa centang “This is the only blog I Have”

Tujuannya agar alamat bloglamaanda.wikidot.com langsung otomatis redirect ke custom domain.

Kekurangan Wikidot

Ribet

Apalagi yang belum tahu syntax wiki, walaupun ada text editornya.

Bagi saya yang awam masalah website wiki butuh waktu lama untuk terbiasa untuk ngeblog disini.

Kesimpulan

Bagi yang ingin mencari tempat lain untuk hosting domain secara gratis, service dari soup.io dan wikidot.com layak dicoba.

Baik wikidot maupun soup.io punya kelemahan masing-masing.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *